it’s a gift time!

 

 

Menjelang Natal, di mana-mana terutama di pusat perbelanjaan, sudah terdengar lagu-lagu natal dan dekorasi serba cemara.

Salah satu tradisi natal yang menyenangkan adalah tradisi bertukar kado. Omong-omong kado, jadi inget beberapa waktu lalu. Waktu itu lagi asik-asiknya konsen menyelesaikan proyek, dalam rangka mengejar deadline. Tiba-tiba dideketin teman seproyek, cowok. Dia pasang tampang bingung dan ragu-ragu. Ditanya, awalnya cuma cengar-cengir aja. Karena cuma cengar-cengir geje gitu, ku cuekin lagi, konsen ke kerjaan. Belum ada lima menit, tau-tau dia colek pundakku.

“Vit, tanya dong. Mau minta pendapatmu nih,” katanya masih dengan cengiran lebar.

“Pendapat tentang apa?”

“Engg… anu… istri gue ulang tahun. Kasih kado apa ya?”

 

Astagaaaa…aku langsung ketawa ngakak. Ternyata cuma masalah kado, kok bingung-bingung kek gimanaaaa gitu. Etapi, temen ini dia udah nikah setahun lho. Sempet kepikiran juga sih, kok sampe bingung kasih kado buat istri yang udah dinikahin setahun sih? Apalagi sebelum nikah, mereka pacaran juga cukup lama. Dari masa pacaran hingga menikah itu, ngapain aja, kok masih bingung mo kasih kado apa? Kan tinggal dicocokin ama hobinya?

Gara-gara pertanyaan dari teman, malah membuat jadi mikir. Kalau ada pasangan yang sampai bingung mo kasi kado apa untuk pasangannya, apakah itu berarti dia belum cukup mengenal pasangannya? Lha, sampai ga tau, apa-apa yang bisa membuat si pasangan happy dengan kado pemberiannya. Apa itu berarti si pasangan bingung itu adalah pasangan yang kurang perhatian? Masak berhubungan sekian lama tapi tidak bisa menyebutkan hobinya apa, apa saja yang disenangi.

Tapi di sisi lain, jadi mikir juga. Kalau kita fokus dengan usahanya, bukan ketidaktahuannya, patut diapresiasi juga sih. Paling nggak dia berusaha untuk menyenangkan/membahagiakan si pasangan. Pada akhirnya niat tulus si pasangan, yang harus dihargai. Meskipun, kado yang dia berikan mungkin kurang berkenan, tidak seperti yang diinginkan. Hayooo, ngaku ajaaa, pernah ada yang merasa kecewa karena mendapat kado yang tidak sesuai dengan yang diinginkan?

Nah sekarang kalau membahas dari sisi penerima, kado seperti apa sih yang akan membuatmu bersuka cita? Terutama cewe nih. Apakah kado seperti sepasang sepatu berlabel Manolo Blahnik, tas Birkin, atau seuntai kalung mutiara? Kalau iya, huwaaaa…siap-siap yang jadi pasanganmu pucat pasi harap-harap cemas lirik dompet.   😆

Atau kado berupa buku yang ingin kamu baca, cd musik dari artis yang kamu sukai, atau voucher nonton film di akhir pekan? Kalau iya, hmmm berarti bisa jadi kamu termasuk tipe cewe simpel. Sedangkan jika kamu menyukai kado berupa lukisan wajahmu yang dibuat sendiri, cakram cd berisi video keseharian kamu yang diam-diam direkam dan dihias soundtrack lagu-lagu kesukaanmu (dan membuatmu berkaca-kaca terharu), atau kue tart yang dibuat khusus oleh si dia (padahal dia ga bisa masak dan belum pernah turun dapur), maka bisa jadi kamu termasuk cewe yang sensitif dan cukup nyeni.

 

Well, tapi itu cuma tebak-tebakan karakter secara sotoy ya, jangan dipercaya gitu aja.   :mrgreen:

Kembali ke soal kado, sebenarnya ada tips buat yang lagi bingung cari inspirasi kado. Pertama-tama adalah, ketahui dulu, apa hobi si dia, apa yang dia suka, apa yang dia ga suka. Kalau perlu, ketahui juga riwayat alerginya. Soalnya pernah ada cerita nih, sungguh-sungguh terjadi. Ada temen cowo kasi buket bunga yang bagus banget untuk cewe gebetannya. Tapi respon si cewek kok datar-datar aja. Usut punya usut, ternyata si cewe alergi serbuk bunga dan buket bunga tersebut membuat asmanya kambuh. Nah lo!

Kedua, jangan percaya gitu aja mitos-mitos tentang kado. Seperti misal, cewe pasti suka bunga, cewe pasti suka kejutan/kado yang romantis, dll. Well, jadi kenapa mengenali pasangan itu penting, karena biar sama-sama cewe, tapi karakternya bisa beda-beda, alias unik. Ada kan, cewe yang macho atau penyuka outdoor activity. Cewe kek gini, dikasi bunga edelweiss, malah nyemprot abis-abisan dan menceramahi si pemberi kado. Kenapa? Karena bunga edelweiss ini bukan untuk dipetik, lebih baik dibiarkan di alam bebas.

Ketiga, setiap orang itu unik, so treat them special. Kalau ada waktu luang dan skill khusus, tak ada salahnya memberi kado yang benar-benar spesial. Tak harus mahal, malah biasanya ga mahal kado yang unik gini. Misalnya, kalo kamu punya bakat mencipta lagu, kenapa tidak membuat lagu khusus untuk dia? Cieeee bangeeeet dehhh.    :shy:

 

So, dekat-dekat Natal, masih bingung cari kado?

 

PS. Jadi inget pengalaman pribadi. Ada teman yang diem-diem suka dan lagi pedekate. Dia kasih kado, gelang yang terbuat dari kulit penyu gitu. Walhasil langsung turn off alias ilfil ama cowo ini. Dia ga tahu apa ya, kalau aku pecinta binatang dan penyu itu dilindungi? Langsung turun deh poinnya di mataku. 😀

 

 

Advertisements

2 responses to “it’s a gift time!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s