Mitos Seputar Menstruasi

 

Sore itu sedang hujan. Duduk di samping jendela, sambil menghirup coklat hangat. Sendu menikmati rintik aliran air dari langit. Menghirup aroma wangi coklat, sembari hangatnya menenangkan menstrual cramp. Tiba-tiba nih, biar hujan tapi ga ada angin, seseorang yang lebih tua dariku memberi nasihat, “Kalau sedang menstruasi jangan keramas dulu, karena nanti darah yang keluar jadi sedikit.”

Mendadak bengong dengan nasihat yang tak pernah diminta barusan. Familiar dengan nasihat ini? Wah dasar ilmiahnya apa ya?

Karena penasaran, jadilah browsing-browsing. Ternyata, sodaraaaa….dari hasil browsing tersebut, nasihat di atas lebih berupa mitos yang telanjur dipercaya turun-temurun. Secara ilmiah sih, ga ada hubungannya, antara keramas dan volume menstruasi yang keluar.

Mitos tentang menstruasi ini, ternyata lebih banyak yang kita tahu, yang beredar di sana. Mungkin malah banyak diantara kita yang terlanjur mempercayainya. Agak sulit juga sih melacak dari mana asal mitos ini berasal. Bisa jadi kepercayaan jaman nenek kita, yang belum terbukti kebenarannya secara ilmiah dan lewat penelitian. Tapi terlanjur menyebar dan dipercaya.

Selain mitos jangan keramas, apa lagi sih, mitos-mitos menstruasi yang berkembang di daerahmu? Eh, bener lho, kadang tiap daerah punya mitosnya sendiri. Misal, tidak boleh makan ikan dan telur pada saat menstruasi karena bisa menyebabkan bau tak sedap/amis. Padahal nih yaaa, justru bagus banget makan ikan, telur, tempe, tahu, dll yang kandungan protein tinggi. Kalau tentang bau tak sedap mah, tergantung pada self-hygiene aja. Asal rajin membersihkan dan rajin ganti pembalut, ga ada cerita seperti di mitos itu. Atau kalau masih kurang pede, coba resep tradisional nenek moyang, jejamuan yang masih asli.

Selain itu, ada mitos aneh-aneh lainnya. Misal, perempuan yang sedang menstruasi dilarang untuk ikut berproses dalam pembuatan tape. Karena nanti tapenya bisa rusak/singkongnya ga jadi tape. Atau larangan menggunting rambut, menggunting kuku selama haid. Hahhhh, beneran mitos kalau ini.   😆

Coba didaftar yuk, mitos-mitos yang terkait dengan menstruasi dan kebenarannya:

1. Kalau ingin lancar menstruasi, minum soda.

Walah, malah baru dengar ini. Menurut situs kesehatan reproduksi ini, tidak ada hubungannya antara soda dengan lancar/tidaknya haid. Kalau dari segi kesehatan sih, malah sebaiknya mengurangi soda, apalagi kalau yang mengandung gula tinggi seperti soft drink. Lebih baik minum air putih. Bukan terkait langsung dengan lancarnya haid sih, tapi lebih ke kesehatan pada umumnya.

2. Tampon sebaiknya tidak dipakai oleh perempuan yang belum menikah.

Alasannya, bisa merusak selaput dara. Padahal nih, menurut situs ini, tampon aman-aman saja, asal tahu cara memakainya. Mungkin karena mitos ini juga, yang membuat tampon tidak populer dibanding pembalut biasa di Indonesia. Tips selebihnya sama dengan pemakaian pembalut, sering-sering ganti.

3.  Tidak boleh olahraga berat selama menstruasi.

Ini juga salah kaprah deh. Olahraga malah justru bagus, bisa mengurangi menstrual cramp. Kalau dirasa terlalu lemas, bisa kok olahraga yang ringan-ringan.

4. Selama menstruasi bisa bikin badan lemas, karena darah yang keluar.

Percaya gak, kalau selama menstruasi, darah yang keluar per hari sekitar 1-2 sdm. Kalau selama menstruasi, badan krasa kurang fit, selain olahraga ringan, dianjurkan untuk makan-makanan yang banyak mengandung serat, segar, kurangi garam, gula, kafein.

5. Siklus menstruasi yang normal 28 hari, dan lamanya 7 hari.

Waduh, kalau udah nyebut normal begini, ini juga salah kaprah. Siklus haid perempuan tak selalu harus 28 hari, walau memang rata-rata 28 hari. ada yang sampai 35 hari. Lamanya haid juga ada yang lima hari sudah selesai. Tetap makan-makanan sehat demi lancarnya menstruasi, plus rileksasi dan istirahat cukup supaya stress tetap terkendali.

 

 

Saran nih, gurls, daripada mempercayai mentah-mentah apa kata orang yang belum tentu terbukti kebenarannya, lebih baik tanyakan ke dokter yang memang ahlinya.

 

Dan lanjutannya gimana dong, yang ngasih nasihat untuk ga keramas tadi? Respon Jeung Vita bagaimana?

Pelan-pelan meletakkan mug berisi coklat panasku, tersenyum, mengundangnya untuk duduk bersamaku, aku mengeluarkan smartphone-ku, dan menunjukkan blogku ini dong.   :mrgreen:

 

Advertisements

7 responses to “Mitos Seputar Menstruasi

  1. Waktu daku abege, dikasih tau kalo lg mens jangan keramas dulu krn rambut yg rontok pas keramas tapi masih mens itu nggak bener-bener bersih, dan nanti kalo udah mati, rambut2 kotor itu bakal menusuk2 tubuh di neraka!! hiyaaa.. serem kan? :))

  2. Hmm, untung z aqu gaq prcya kta tmn” yg bilang klw lg haid gaq bleh bkin tape..
    Oea, kta tmn”qu, law lg haid gaq bleh mnanam tnaman, ntar tnman_ny mti..
    Hahaha, aqu cieh gaq prcya sdkit pun. .

  3. dalam agama islam, klo lagi mens ga boleh keramasan dan gunting kuku dulu. kalau dilanggar, hukumannya akan ditusuk besi panas sebanyak rambut yang rontok dan kuku2 yang dipotong.

  4. Kalo untuk kepercayaan saat mens gak boleh bikin tape tuh bener say.
    Aku lihat 2 kejadian,saat smp ada eskul kewirausahaan trs disuruh bikin tape, temenku ada yg mens dan pas udah difermentasi bbrp hr warna tapenya berubah jd merah. Kejadian yg kedua kali dialami mamaku, niatnya pas mau lebaran bantuin tetangga bungkusin tape ketan, eh pas udah besoknya ternyata qarnanya merah, dan aku baru inget kalo mamaku mens,dan warna merah itu karna mamaku bantuin bungkusin tape, kasian deh jadinya. Hehe, sekedar info sih.

  5. Mmg bnr kok ..bikin tape bisa ada bercak merah2 gitu klu pembuatnya lg mens. Tp aku percaya (wlu blm ada yg uji ilmiah), krn tgn manusia mngeluarkn zat yg bs mempengaruhi benda yg dipegang. Suhu bdn wanita mens jg tdk sama dgn wanita yg sdg bersih. Apalagi pembuatan tape berhubungan dgn mikroorganisme. Itu semua pasti berpengaruh. Mgkn klu proses pembuatan tape tdk melibatkn makhluk hidup, mens/bersih tdk akan berpengaruh yah.. dan yg sdh membuktikan kegagalan pembuatan tape ini buanyaaakkk..
    Sekedar info, dlm agama islam jg di sunahkn makan menggunakan tgn (bukan sendok). Setelah berabad2 kmd, uji ilmiah mnjelaskn bhw zat yg manusia keluarkn lwt tgn tsb membantu proses makanan lbh cpt hancur dan diserap tubuh dlm proses pencernaan.

    Trus soal tampon. Setahuku, yg namanya tampon mmg berbeda dgn pembalut. Tampon bentuknya kecil dan dimasukan dlm lubang vagina. Fungsinya menyumbat. Tdk spt pembalut yg berfungsi utk menampung darah mens. Jd sangat wajar bila dikatakan tampon tdk cocok dipake perawan krn kemungkinan besar bisa melukai/merobek selaput dara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s