shopping diet, puasa belanja

 

 

Yes, sekarang menjelang akhir bulan, dan prestasi banget: hingga hari ini aku belum shopping!   :mrgreen:

Tuduhan bertubi-tubi datang, tapi biasanya tuduhan terbanyak karena lagi ga ada duit. Nggak juga tuh. Memang sengaja puasa. Puasa shopping. Diet shopping.

Apaan tuh, diet shopping?

 

Jadi awalnya hanya berupa keinginan untuk lebih hemat, setelah menyadari di bulan kemarin, boros banget untuk belanja. Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, kan? Apalagi ada kecenderungan, kalau lihat ‘barang bagus’ di mall/pusat perbelanjaan, maunya dibawa pulang. Jadi tersadar, kalau diri ini terlalu melepas keinginan, diumbar hingga kadang menguras sumber daya. So, memutuskan untuk lebih berhemat untuk bulan ini dengan menahan diri untuk belanja, menahan keinginan.

Ternyata selain berdampak hemat, bisa menabung, ada manfaat lain yang diperoleh dengan puasa belanja/shopping diet. Apalagi setelah baca ini. Di situs tersebut, pembaca ditantang melakukan shopping diet dengan hanya boleh memakai enam aitem baju selama sebulan. Yang tidak termasuk enam aitem tersebut adalah misal jaket, baju olahraga, seragam kantor. Bayangkan, hanya memakai enam baju selama sebulan! Padahal selain ngantor, ada banyak event yang menuntut kita untuk berpenampilan oke gitu. Belum lagi, tiap hari tiap pagi kita yang dilanda panik –sindroma merasa kurang– ‘mau pakai baju apa hari ini’. Dan ini ditantang untuk hanya pakai enam baju selama sebulan? Kyaaaaa….

 

Eternyata tapi ternyata, dari situs tersebut ternyata testimoni pembaca, mereka survive loh, bisa melalui tantangan tersebut dengan selamat. Malah, mereka jadi belajar untuk lebih menghargai apa yang mereka miliki, selain mengasah kreativitas tentu aja. Dan kekhawatiran  bahwa tidak akan diterima orang lain karena memakai baju yang itu-itu saja tiap hari, tidak terbukti. Orang lain malah ada yang tidak menyadari mereka memakai baju yang sama terus menerus selama sebulan. Selain itu, tingkat boros juga berkurang, dan bisa mengendalikan keinginan adalah hal yang cukup menyenangkan. Ya gitu, ga jadi budak keinginan lagi, yang impulsif dan harus dituruti. Capek loh.

 

So, buat yang mau ikutan puasa belanja, mulai deh dengan hanya memakai apa yang ada di dalam lemari pakaian. Kalau timbul perasaan kurang gaya, kurang ini, kurang itu, inget-inget kalau sedang puasa belanja. Kan sering tuh, kita merasa apa yang kita miliki ga cukup dan harus beli lagi supaya cukup. Nah kali ini kita cukup-cukupkan. Apa yang kita miliki, kita padu padan, asah kreativitas. Sikap ini juga bisa menggiring kita untuk lebih bersyukur dengan apa yang kita punya lho, tsaaahhh

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s