Olahraga Saat Ramadhan

image

Gurls, akhirnya bulan yang ditunggu-tunggu telah tiba. Selamat datang Ramadhan, bulan dimana seluruh umat muslim di seluruh dunia berpuasa. Ramadhan 2011 di Indonesia kali ini kebetulan pada saat musim kemarau. Eh sebentar, musim kemarau atau hujan ya? :mrgreen:

Kalau kemarin kita kita udah ngobrolin tentang menu sehat dan nutrisi selama ramadhan, kali ini kita menyinggung aktivitas fisik selama puasa. Jujur aja sih, selama puasa, rasanya aktivitas dan ritme harian jadi menurun. Sudah waktu tidur berkurang karena sahur, pengennya juga tidur di siang hari. Untuk melakukan aktivitas fisik yang agak berat seperti jalan di siang nan panas aja males, apalagi olahraga ya. Maunya di indoor, kena AC, ngadem, gimana caranya lah supaya fisik ga terforsir.

Ternyata oh ternyata, gurls, kebiasaan tersebut tidak menguntungkan untuk stamina kita. Oleh para ahli kesehatan, disarankan supaya kita tetap olahraga selama ramadhan. Lebih banyak manfaat yang didapat kalau kita berolahraga selama puasa daripada tidak. Apalagi jika sebelumnya kita rutin nge-gym/fitness. Sangat disarankan untuk meneruskan program latihan kita. Nah tapi ada tips-tips supaya kita tetap fit dan gak berakhir pingsan dehidrasi di ruang fitness.

Menurut para pakar, ada beberapa keuntungan jika kita berolahraga secara rutin di bulan ramadhan:

1. Menjaga keseimbangan mental-fisik. Puasa membantu kita mengolah mental kita, sedangkan olahraga menjaga fisik tetap prima. Olahraga juga mendorong keluarnya hormon yang berperan untuk mengurangi stress dan berpengaruh terhadap well being kita.

2. Olahraga menjaga berat badan. Sudah sering kita dengar, mereka yang berat badan justru naik selama puasa ramadhan. Selain makan tidak dijaga, aktivitas fisik benar-benar menurun. Dengan olahraga, kalori yang dihasilkan dari makanan full lemak dan gula, dibakar.

3. Menjaga stamina dan endurance. Terutama jika kita sudah rutin berolahraga sebelumnya. Kalau waktu puasa, latihan sama sekali berhenti, selain berat badan dapat bertambah, juga berpengaruh terhadap stamina kita. Jadi tidak terlatih dan kondisinya menurun.

Nah, sekarang setelah mengetahui manfaat olahraga selama ramadhan, olahraga seperti apa yang sesuai, dan kapan waktu yang tepat.

Menurut beberapa trainer yang melatih selebritis, Jilita Horton dan Amin Akhtar, menyarankan latihan kardio yang berdasarkan durasi dan intensitasnya ‘light’. Misal, jogging dengan kecepatan pelan, jalan cepat, sepeda, dll. Waktunya pun dibatasi, cukup 30 menit dan intensitas rendah, jadi tubuh tetap ‘dingin’.

Sedangkan Ravish Taori menyarankan jenis latihan kardio yang dipadu resistance training. Josh Stone sendiri lebih simpel, dia menyarankan kita to listen to our body. Tubuh kita paling tahu latihan apa yang paling sesuai dengannya. Yang penting hindari jenis high impact.

Dari jenis waktu, ada beberapa pendapat yang berbeda. Ada yang melihat, saat terbaik untuk latihan adalah beberapa saat setelah sahur. Ada yang menyarankan beberapa saat setelah berbuka. Ada juga yang berpendapat, latihan ringan di siang hari dapat membantu mem-boost energi kita yang mulai menurun.

Terlepas dari pro kontra pendapat yang berbeda, sepertinya pendapat Josh Stone dan Mohd Sazly Khan paling sreg; Listen to your body.

Okay gurls, semoga tips-tips tadi bisa bikin puasa kamu jadi makin semangat.   😀

Advertisements

One response to “Olahraga Saat Ramadhan

  1. Pingback: Puasa Bikin Ga Produktif? | jeungvita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s