Tentang Menjadi Cantik: Mau Instan atau Awet?

image

Topik kecantikan ga pernah bosan-bosannya dibahas kaum hawa (selain pria tentunya :mrgreen: ). Iya dong, yang namanya perempuan khan memang identik dengan cantik-kecantikan. Siapa sih perempuan yang ga senang dipuji kalau ia cantik? Setomboy apapun perempuan pasti seneng deh kalau dibilang cantik oleh orang lain.

Nah, dalam rangka menjadi cantik ini, berbagai cara dilakukan. Masih inget dong postinganku yang protes tentang definisi cantik dan usaha menjadi cantik. Kalau di postingan kedua bercerita tentang usaha mati-matian perempuan supaya cantik, ternyata ada lho diantara kita yang sebaliknya, malas melakukan usaha untuk menjaga kecantikannya. Tapi anehnya, mereka maunya tampil cantik. Jadi aneh kan, males usaha tapi maunya tetep cantik. Alias instan.

Contohnya nih, males membersihkan wajah. Tapi maunya kulit bersih mulus dan komplen dengan kulitnya yang jerawatan dan kusam. Ada lagi yang tiap makan pol-polan, beneran kalap, semua keinginan diturutin. Tapi ngeluh pengen langsing. Contoh terakhir, untuk menutup ‘kekurangan’ pada wajah, lantas bermake up super tebal, kek topeng, untuk menyembunyikan jerawat dan lain-lain.

Familiar dengan contoh di atas? Well, prihatin sekaligus geregetan kalau ketemu temen yang kek gitu. Dipikirnya tampil cantik itu seperti mie instan apa ya, dalam lima menit langsung jadi. Dan yang paling menyedihkan ketika mereka mengartikan tampil cantik itu ketika di hadapan orang lain. Maunya ketika ada event tertentu langsung jreeeeng berubah bak bintang hollywood dengan make up tebal. Kalau gitu, menjadi cantik buat siapa sih? Buat orang lain atau diri sendiri?

Semua perempuan itu cantik. Tetapi ada perempuan yang tidak tahu bagaimana menonjolkan kecantikan mereka. Cantik itu juga butuh usaha dan proses. Ga mau kan, ketika umur 19 kulit masih mulus dan jins masih ukuran 6, eh 10 tahun kemudian wajah udah kusam, jerawatan, premature aging, dan jins ukuran 14. Contoh dong, Michelle Obama sang First Lady Amerika. Di usia 47 tahun, masih tampil mempesona dengan balutan terusan tanpa lengan.

Kecantikan yang tak pudar itu membutuhkan usaha, proses bukan hasil instan. Musti disiplin dan ga bisa seenaknya sendiri dengan tubuh kita kalau ingin awet cantik hingga berpuluh tahun kedepan. Selain itu, kecantikan juga tak sedalam kulit. Apa yang di dalam hati, sikap, dan kelakuan juga terpancar keluar dalam bentuk aura/kharisma. Itu bentuk kecantikan yang seutuhnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s