Pertanyaan Mematikan Bagi Kaum Pria

image

Beberapa hari lalu, ada kejadian lucu. Rekan kerja, sebut aja namanya Nina, dia memang peduli banget dengan penampilan. Dia datang pagi-pagi itu,  ada yang berbeda dengan penampilannya. Rupanya dia potong rambut dan rambutnya dikriwil-kriwil keriting. Sepanjang hari Nina sibuk bertanya ke kami, rekan-rekan cewek, gimana rambut barunya itu, oke gak. Well, you know what, mengutarakan dengan jujur apa pendapatmu tentang penampilan orang lain itu tidak mudah. Kamu butuh skill diplomasi tingkat  tinggi untuk satu hal ini 😛

Nina juga bertanya-tanya kepada rekan prianya. Nah rupanya soal beginian membuat para pria berada di posisi serba salah. Aku tahu hal ini ketika sedang break maksi. Aku makan di kantin gedung berdua dengan Dodi. Tiba-tiba Dodi menyinggung soal Nina.

“Tau gak, jeung Vit, aku tuh selalu bingung kalo ditanya cewek tentang penampilan. Mau jawab jujur, takut marah, kalo bohong dikira nyepik.”

“Hah, maksudmu, Nina jelek?” aku tertawa demi mendengar curcolannya.

“Bukan begitu, tapi aku jadi inget kalau ditanya cewekku. Misal, ketika dia tanya apakah dia gemuk. Kalau aku jawab, perutnya sedikit buncit, dia langsung sedih dan uring-uringan trus diet habis-habisan. Tapi kalau aku jawab kurus, dia juga cemberut dan ga percaya gitu aja. Lha aku harus gimana?”

Aku garuk-garuk kepala. Betul juga yah, aku sendiri kalau tanya gituan ke cowokku, mengharap dijawab gimana ya? Maunya sih dijawab dengan pujian dan mata berbinar, bilang bahwa aku sempurna, sexy,  cantiiiik, tidak ada yang mengalahkan, dan dia sungguh-sungguh dengan ucapannya. Hahaha, you wish, padahal tahu bener itu gombal.

Dodi melanjutkan curcolannya, “Kamu tahu ga sih, Vit, cowok itu capek dengan perempuan yang insecure dan gak pede. Aku itu bingung mesti jawab gimana, kalau hadir di suatu event dan cewekku dandan abis  tapi dikit-dikit nanya, aku cantik ga Yang, ini rambutku cocok ga diginiin, bajuku bikin keliatan gendut ga, bla-bla-bla, aduuuhhh.”

Aku bisa membayangkan apa yang dicurcolkan Dodi. Tapi yah gimana lagi, aku bisa paham perasaan ceweknya. Ketika ingin tampil perfect sempurna di suatu event, dengan riasan dan dandanan yang beda dari biasanya. Memang jadi kurang pede, kuatir tampak aneh, kuatir kalau riasannya luntur dan membuat yang sempurna jadi berantakan, dsb.

Tapi terus-terusan bertanya kepada sang pacar,  hanya supaya diyakinkan itu juga menunjukkan betapa tidak pedenya kamu. Trus, kalau sang pacar ‘memuji’ bahwa dirimu sudah sempurna, tercantik, tiada cela, apakah lantas membuat jadi lebih tenang gitu, walau dalam hati kecil mungkin tahu itu gombal. Yeah, bisa jadi lho yang dilontarkan pacar itu hanya untuk ‘membungkam’ supaya tidak riwil. 😛

Jadi gimana, kalau bertanya kepada pasangan kita, “Yang, aku gemuk yah? Aku cantik nggak sih?” itu memang benar untuk mencari masukan atau lebih sebagai ungkapan insecure  ketidakpercayaan diri kita?

Yang jelas sih, itu pertanyaan mematikan bagi kaum adam. Lebih baik tidak menempatkan Yang Tersayang tidak di posisi buah simalakama :mrgreen:

Kalau hanya untuk mendapatkan rasa nyaman/diyakinkan, sepertinya lebih baik memoles percaya diri kamu duluan deh daripada memoles penampilan. Yakin deh, pasanganmu akan lebih respect dan kagum. Betul, gak? Yang kaum adam bagaimana tanggapannya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s