Modis vs Fungsional

Seorang ibu muda yang modis melenggang di lorong mall, menenteng handbag Gucci di tangan kanan dan tas belanja Zara di tangan kiri. Blus sifonnya halus melambai, seiring kakinya yang melenggang santai mengenakan stiletto setinggi 9 senti. Busana modis, tata rambut stylish, rias wajah pun kinyis-kinyis.

Saya suka sebel melihat pemandangan macam ini, terutama di akhir pekan. Bukan soal dandanan atau belanjaannya, tapi karena apa yang terlihat persis di belakang ibu muda itu. Seorang baby sitter menggendong bayinya, kira-kira umur 1 tahun lebih dikit. Dan di berbagai mall ultra modern di Jakarta, duet ibu muda dan baby sitter macam ini adalah pemandangan biasa.

Wahai ibu-ibu urban, tidakkah sebaiknya si bayi berada dalam gendonganmu dan sang asisten menenteng belanjaan? Saya memang belum punya anak siiih…. Tapi saya berani bilang, punya anak harus siap dengan sederet konsekuensi. Salah satunya, menyimpan handbag mungil di lemari dan menggantinya dengan tas multi fungsi. Tetep bisa trendy kok.. Pilih saja Le Sport Sac, Kipling, atau andalan saya dalam segala suasana, Crumpler! Nggak harus bermerk juga, banyak tas-tas keren untuk memuat aneka perlengkapan balita yang memang ribyek itu.

Menggendong anak bikin baju jadi kusut? Ya memang. Untuk itu diciptakanlah aneka model baju kasual yang biarpun sedikit kusut tetap enak dilihat. Sepatu dan selop hak tinggi juga saatnya dikasih cuti, simpan di lemari. Banyak model sepatu teplek, mokasin bahkan sendal jepitpun bisa tampil trendy dan bergengsi.

Saya sama sekali nggak bermaksud jadi fashion police (dan memang nggak kompeten juga siiih…), cuma ‘gerah’ aja lihat yang beginian. Kalau memang niatnya pergi bawa anak, mbok ya dandanan disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya biar bisa leluasa mengejar kalau si kecil berlarian di lorong mall. Kan lain waktu pas pergi nggak sama anak bisa dandan pol dan suka-suka?

Advertisements